HOME I D-POST I INTERNATIONAL I INDONESIA I BALI I BADUNG I KUTSEL I UNGASAN I COMPUTER I ENGLISH I EXCATA I KULINER I TORPEDO
IPTEK I AUTOMOTIVE I NEWS I POLITIK I ARJAWA I DESIGN I PRODUKSI I SELEBRITI I KESEHATAN I SPORT I FASHION I BOLA I KIDS I SEKSI MEMBALUR LIDAH DENGAN RANGSANGAN IMAGINASI PEMBERITAAN YANG AKURAT, SEOLAH MASUK DALAM WISATA KENYAMAN RASA YANG ABADI

Pizza Unik Ini Berbentuk seperti Cone Es Krim

Jakarta - Roti berbentuk bundar dengan keju mozzarella dan aneka topping gurih disebut pizza Baca Lagi ...

Wagyu Beef Plus Angel Hair Mak Nyuss!

akarta - Restoran yang masih terbilang gress ini cocok bagi para penggemar steak. Daging wagyu yang jadi Baca Lagi ...

Lezatnya Sensasi Seafood di Pinggir Laut

Di resto yang satu ini Anda bisa menikmati seafood segar dan hembusan angin pantai yang Baca Lagi ...

Soto Branggahan, Dua Mangkuk Baru Kenyang...

KEDIRI - Soto Branggahan, begitulah masyarakat menyebutnya. Masakan berkuah isi daging ayam dengan Baca Lagi ...

Ketagihan Asem-Asem Iga dari Solo!

Jika Anda penggemar hidangan Jawa, restoran yang satu ini bakal cocok dengan lidah Anda. Ada berbagai Baca Lagi ...

Nikmatnya, Ayam Taliwang Rasa Sasak

Jumat, 14 Oktober 2011 | 13:49

Menikmati ayam taliwang di pulau asalnya, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, memang berbeda rasanya dengan makan ayam taliwang di Jakarta. Hampir semua ayam taliwang di Lombok memakai ayam kampung dan ukurannya kecil, hanya cukup satu orang.

Ayam kampung yang dimasak rata-rata berumur tiga-empat bulan. Beda ayam yang dimasak, beda pula rasanya. Pasti akan lebih nikmat ayam taliwang asli dari Lombok karena bumbu yang dibalur pada ayam terasa sekali. Rata-rata menggunakan bumbu yang tidak pedas.

Pilihannya beragam bisa ayam bakar atau ayam goreng. Untuk variasi rasa, bisa pilih ayam taliwang rasa terasi, madu, dan sasak. Rasa sasak seperti rasa sambal tomat dan ayamnya dilumuri sambal tomat setelah
dipanggang.

Apalagi kalau tempat makannya di restoran model duduk lesehan dan gubuknya di atas kolam ikan yang besar-besar. Dari gubuk bisa melihat angsa yang sedang berenang di kolam. Di Restoran Dinni Grimax yang lokasinya di perbatasan luar kota Mataram.

Selama menunggu pesanan makanan datang, pengunjung bisa memberi makan ikan yang umpannya sudah disediakan pihak restoran. Ikan-ikan akan keluar dan melahap makanan yang kita lempar ke kolam. Acara menunggu datangnya pesanan makanan jadi tidak terasa lama.

Untuk pelengkap ayam taliwang bisa pesan plecing kangkung yaitu kangkung yang sudah direbus dan disajikan dengan campuran kacang goreng, tauge, parutan kelapa bakar, dan sambal tomat yang diberi perasan jeruk limau. Segar rasa sambalnya.

Kangkung di Lombok beda dengan kangkung di Jakarta. Daun kangkung Lombok daunnya lebih kecil tapi tangkainya lebih besar. Karena cara tanam kangkung di Lombok dengan air yang mengalir sehingga menghasilkan kangkung bertangkai besar. Rasanya jadi lebih segar dan renyah, kriuk-kriuk...

Untuk menu tambahan, bisa pesan makanan khas Lombok yang jarang ada di Pulau Jawa. Namanya beberuk yaitu makanan campuran irisan terung ungu kecil, kacang panjang, tomat, dan cabai rawit terasi.

Apalagi ditambah jeruk limau dan bawang merah, sangat pas sebagai pendamping makanan ayam taliwang dan plecing kangkung. Rasanya mirip karedok di Jakarta.

Untuk sayur kuah, cobalah sayur lebui yaitu makanan seperti sup berkuah yang berwarna kehitaman, kental, dan berisi kacang otok hitam. Rasanya persis seperti sup kacang merah. Karena bahannya kacang otok kecil-kecil jadi empuk sekali rasanya.

sumber : kompas

Berita Terkait



1 komentar: